Saving our world of self recoqnitions

“High Studying, Below Sea Level”

Okay…first of all, sebagai informasi Belanda adalah negara Non-English Speaking pertama yang menawarkan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar diberbagai Perguruan Tinggi yang mereka miliki. Dengan prestasi sebagai negara pendidikan terbaik di Kontinen Eropa, sebagai top 10 dari 200 universitas. Institusi pendidikan tinggi di Belanda menawarkan 1300 internasional program study dan kursus-kursus yang keseluruhannya diajarkan dalam bahasa Inggris.

Kenapa di Belanda?

• Sistem pendidikan Belanda yang interaktif, berlatar belakang bisnis dan berfokus pada kerjasama tim.
• Belanda memiliki 50 tahun pengalaman dalam menawarkan program-program Internasional.
• Sistem pendidikan yang berkwalitas tinggi dan diakui di seluruh dunia.
• Sistem pendidikan Belanda diklasifikasikan dengan “Sistem pembelajaran pemecahan Masalah”.
• 95% penduduk berbahasa Inggris sehingga mempermudah komunikasi.
• Belanda berlokasi di pusat Eropa sehingga mudah dicapai dari seluruh kota-kota besar Eropa.
• Biaya pendidikan dan pengeluaran yang relatif rendah bagi pendatang dibanding negara Eropa lainnya.
• Universitas-universitas Belanda memiliki hubungan baik dengan partner institusi asing sehingga memungkinkan untuk dilakukannya pertukaran pelajar dan study tour.

Lebih lanjut lagi,

Ada 2 macam jenis perguruan tinggi di Belanda.

1. “Universitas” mempersiapkan kemandirian mahasiswa dengan ilmu pengetahuan dan ilmiah untuk mampu bekerja di lingkungan akademis maupun profesional.
2. “The hogescholen” adalah universitas yang menerapkan science untuk mempersiapkan mahasiswa secara luas pada berbagai macam karir di 7 sektor: agrikultur, permesinan dan tekhnologi, ekonomi dan bisnis administrasi, penyedia kesehatan, pendidikan dan pelatihan guru, bidang sosial, dan seni. Dikenal juga dengan sebutan HBO (hoger beroepsonderwijs)

Utrecht University

Utrecht University

Dengan motto “Sol Iustitiae Illustra Nos,” yang berarti “Sun of Justice, shine upon us.” Utrecht, merupakan salah satu universitas tertua di Belanda dan termasuk terbesar di Eropa. Yang istimewa dari Utrecht, selain banyak memberikan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, mereka juga menawarkan Program Musim Panas yang berlangsung paling lama 6 minggu, dengan 6 program pilihan. Cukup menarik bagi kaum muda yang ingin belajar sembari traveling dan mengenal budaya Belanda.

Windmill of Utrecht

Windmill of Utrecht

Adnan Buyung Nasution SH

Adnan Buyung Nasution SH

Utrecht dikenal dengan fakultas hukumnya, Adnan Buyung Nasution merupakan salah satu lulusan dari fakultas hukum Utrecht.

Almarhum Munir

Almarhum Munir

Yang tidak akan pernah kita lupakan, almarhum Munir merupakan kandidat mahasiswa S2 fakultas hukum Utrecht.

Prof. Henk Addink of Utrecht

Prof. Henk Addink of Utrecht

Hemmm…Guru Besar tamu dari Utrecht, Prof. Henk Addink, sempat memberikan lecture di FHUI Universitas Indonesia mengenai “Law and Good Governance”.

Mengapa Belanda bagi aku secara pribadi?

Belanda akan selalu menjadi bagian penting dalam kehidupanku, sejarah telah menetapkan itu sementara nasib yang telah menentukan keberadaan aku sebagai warga negara Indonesia yang sejati. Bicara pendidikan, membandingkannya tidaklah sulit. Lulus SMU, sepupu ku yang berumur 18 tahun sudah bisa menguasai 5 bahasa. Kemampuan berteknologipun bisa dibilang tingkat lanjut, karena didukung sarana dan prasarana yang memadai. Suka bermusik atau menari? Belanda memiliki sekolah tinggi yang menjamin lulusannya untuk bisa bekerja nantinya. Urusan bahasa Inggris, orang Belanda memang mayoritas menguasai bahasa itu dengan dialek yang baik pula. Berbeda dengan Jerman yang tidak selalu warga negaranya menguasai bahasa Inggris. Jerman yang memang terkenal dengan universitas-universitasnya, hanya saja untuk mengejar ilmu di negeri itu diperlukan lebih banyak persyaratan. Selain mampu berbahasa Jerman, lulus tes Abitur (persamaan SMU), keuangan yang memadai, juga waktu yang tidak sebentar. Dari perbandingan tersebut menurut saya cukup adil rasanya untuk menjadikan Belanda sebagai pilihan untuk bersekolah di luar negeri. Berbekalkan bahasa Inggris dengan bonus bahasa Belanda. Cukup menarik bukan?

Sumber :
http://www.eurogates.nl/en_holland_news/id/464/
http://www.hanze.nl/home/International/About+Groningen/About+the+Netherlands/
http://www.mastersportal.eu/students/best_practice/the_netherlands/
http://www.goabroad.net/reinierniethier/journals/883/4.-Windmills-and-Tulips
http://www.euroeducation.net/prof/netherco.htm
http://www.learn4good.com/great_universities/universities_netherlands.htm
http://www.nuffic.nl/international-students

http://www.msc-gima.nl/index.php/utrecht-university

Advertisements

3 responses

  1. bukan cuma cukup…tapi sangat menarik untuk belajar pendidikan tinggi di negara dengan daratan lebih rendah dari permukaan laut.

    btw, masih blum jelas nih beda antara : universitas vs hogescholen??HBO cuma terbatas sm 7 sektor gitu??

    April 25, 2009 at 2:25 pm

    • edmai

      Sistem pendidikan di Belanda memang cukup membingungkan, tapi dari yang saya tangkap, pembagian jurusan di Belanda dilakukan saat lulus SD sesuai rekomendasi guru kelas terakhir dan hasil ujian “Cito” (tes penjurusan). Jadi tidak ada tingkat SMP, tetapi langsung SMU yang disesuaikan dengan jurusan masing-masing seperti; Havo, Vwo, Vavo, Mbo…dengan kriteria dan ketentuan tertentu yang diprogram untuk memudahkan siswa untuk fokus pada bakat dan kemampuan masing-masing. Berdasarkan sistem Sekolah Menengah tersebut, ada dua jenis Sekolah Tinggi di Belanda:

      1. Wo / UNIVERSITAS , Berorientasi Pendidikan Tinggi di bidang Seni dan Study-study Ilmiah (language and culture, behaviour and society, economics, law, medical and health sciences, natural sciences, engineering and agriculture) Siswa berhak menyandang gelar “Bachelor of Arts, Science, Bachelor of Law degree, dsb. Mereka berhak melanjutkan pendidikan lebih tinggi untuk mencapai gelar “Master”.

      2. Hbo / Pendidikan Tinggi dan Profesional Training: Gabungan antara training praktek dan instruksional teori. Berdasarkan standar proses Bologna, setelah mencapai kredit (ECTS-European Credit Transfer System) yang ditentukan, siswa berhak menyandang gelar “Bachelor” (4 tahun), dan berhak melanjutkan pendidikan untuk mendapatkan gelar “Master’ (profesional) dalam 1 atau 2 tahun. Kalau di Indo mungkin semacam D3, mengenai jurusan dan program saat ini dibagi menjadi 7 sektor: Technology, Administration and Economics, Health Care, Fine and Performing Arts, Education and Teacher Training, Agriculture and Welfare Services. Kemungkinan setiap sektor masih memiliki bagian masing-masing lagi.

      3. Open Universiteit (OU – Open University) Universitas Terbuka, yang menawarkan program-program universitas yang diakui secara penuh melalui pendidikan jarak jauh.

      4. Internationaal Onderwijs (IO) / Pendidikan Internasional, Biasanya dengan pengantar bahasa Inggris, didesign sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan siswa-siswa dari luar negeri.

      Sepertinya siswa dari luar negri bisa mengikuti langsung program “Internationaal Onderwijs” dan tanpa perlu mengikuti jalur sistem pendidikan orang Belanda asli.

      Thanks for your comment, it was a very good question. Mudah-mudahan bisa menambah kejelasan mengenai study di Belanda…best of luck!

      April 26, 2009 at 7:02 am

  2. MESI

    Do you have Bsc scholar for 2012

    November 25, 2010 at 1:41 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s