Saving our world of self recoqnitions

Fakta mengenai HPV

sunset at hearts

sunset at hearts

Tindakan medis yang kita kenal dengan sebutan Laser/Pembakaran/Cauterization pada organ mulut rahim wanita sudah sering kali terdengar dilakukan oleh wanita-wanita di sekeliling kita. Alasannya selain merupakan anjuran dokter kandungan, ada pula sebagian wanita yang menganggap tindakan tersebut semata-mata untuk menyembuhkan keputihan atau bahkan suatu sarana untuk membuat vagina lebih kering. Benarkah asumsi-asumsi tersebut?

MENGAPA HARUS DILAKUKAN PAP SMEAR?

Tes Pap Smear diperuntukkan bagi wanita yang sudah menikah atau sudah melakukan hubungan sex untuk mendeteksi secara dini adanya perubahan pada sel-sel di mulut rahim untuk mencegah terjadinya Kanker Mulut Rahim. Dan perlu wanita ketahui bahwa hampir semua Kanker Mulut Rahim disebabkan oleh virus HPV.

APA ITU HPV?

Human Papillomavirus, atau HPV, adalah virus yang menginfeksi area Kulit dan organ Kelamin. Ada lebih dari 100 jenis tipe HPV yang sudah diidentifikasi. Sebagian menginfeksi kulit dan menghasilkan kutil. Sebagian menginfeksi organ Kelamin dan menghasilkan kutil pada organ kelamin. Sementara sebagian lagi menginfeksi organ kelamin yang mengarah ke Kanker Mulut Rahim. Virus-virus tersebut juga bisa menyebabkan Kanker Vagina, Penis dan Anus.

BAGAIMANA PENULARAN HPV?

Virus HPV yang menginfeksi organ Kelamin adalah termasuk Penyakit Kelamin Menular
Virus HPV ditularkan melalui kontak vaginal sex, anal sex, oral sex, atau kontak antar organ-organ kelamin.
Banyak penderita yang sudah bertahun-tahun terjangkit HPV tanpa menyadarinya dan menularkannya kepada partner sex lainnya.

Sangat jarang sekali terjadi, wanita hamil dengan penyakit kelamin HPV dapat menularkan HPV pada bayi yang dilahirkan melalui persalinan normal. Pada kasus seperti ini, sang anak dapat mengalami pertumbuhan kutil pada tenggorokan atau kotak suaranya. Kondisi tersebut disebut RRP (recurrent respiratory papillomatosis)

APA SAJA GEJALA-GEJALA PENULARAN HPV?

Tipe-tipe virus HPV yang dapat menyebabkan Kanker sering disebut sebagai “Infeksi diam”, karena tidak ada gejala-gejala yang jelas, bahkan seseorang bisa sama sekali tidak tahu bahwa dirinya sudah terinfeksi karena kebanyakan penderita HPV tidak mengalami gejala-gejala ataupun masalah kesehatan. Pada wanita, yang menjadi kekhawatiran utama adalah Infeksi pada Mulut Rahim. Infeksi tersebut bisa mengarah pada perubahan sel-sel mulut rahim yang dapat diselidiki dengan mikroskop melalui tes Pap Smear.

Tipe-tipe virus HPV yang menyebabkan Kutil pada organ kelamin, tidak menyebabkan Kanker. Kutil pada organ kelamin dapat berbentuk benjolan yang rata, satu benjolan atau bahkan berkelompok membentuk seperti bunga kol kecil. Kutil dapat timbul di bagian Vulva (bagian luar vagina), Cervix (Mulut Rahim), Penis, Scrotum (Pelir), Rectum (Anus), atau sekitar paha. Kutil dapat timbul dalam waktu beberapa minggu atau bulan setelah terjadi kontak seksual dengan seorang penderita HPV. Atau bahkan tidak timbul sama sekali. Apabila dibiarkan tanpa pengobatan, kutil bisa menghilang begitu saja, tetap pada bentuk semula, atau bertambah dalam jumlah dan ukuran, tetapi tidak akan menjadi kanker.

BAGAIMANA PENCEGAHAN PENULARAN HPV?

Setiap orang yang sudah melakukan aktivitas sex beresiko untuk terinfeksi.
Dengan melakukan hubungan sex aman, dengan tidak berganti-ganti pasangan sex, dan setia pada pasangan akan mengurangi resiko tersebut. Namun demikian sangat sulit untuk memastikan apakah seseorang sudah pernah terinfeksi HPV bila seseorang itu pernah aktif secara seksual sebelumnya.

Kondom bisa mengurangi resiko penularan HPV seperti kutil kelamin dan kanker mulut rahim bila dipergunakan secara benar (secara langsung dan sepanjang waktu). Tetapi kondom tidak dapat melindungi bagian kulit lainnya yang tidak tertutupi oleh sebuah kondom. Jadi Kondom tidak melindungi seseorang secara menyeluruh dari virus HPV.

APA SAJA EFEK JANGKA PENDEK DAN JANGKA PANJANG HPV?

HPV dapat menyebabkan sel-sel yang normal pada kulit yang terinfeksi berubah menjadi abnormal. Seringkali kita tidak bisa merasakan perubahan-perubahan sel tersebut. Pada banyak kasus, kekebalan tubuh kita melawan HPV secara alami dan merubah sel-sel abnormal kembali menjadi normal.

Kadang-kadang pada virus HPV bertipe ‘RESIKO RENDAH’, dapat menimbulkan perubahan dalam bentuk kutil kelamin.

Akan tetapi pada virus HPB bertipe ‘RESIKO TINGGI, apabila tidak dihilangkan oleh sistem kekebalan tubuh, sehingga bertahan bertahun-tahun dapat merubah sel-sel abnormal menjadi kanker. Sekitar 10% dari wanita yang terjangkit HPV tipe ‘RESIKO TINGGI, akan mengalami infeksi jangka panjang yang membuat mereka beresiko tinggi untuk terkena Kanker Mulut Rahim.
Hal yang sama juga berlaku pada penis, anus, vulva, atau vagina, infeksi jangka panjang dapat menimbulkan kanker pada daerah tersebut. Walau tidak sesering Kanker Mulut Rahim.

Kurang lebih 20 juta orang Amerika saat ini terinfeksi HPV, dan diprediksi 6,2 juta selanjutnya akan terjangkit tiap tahunnya. Paling tidak 50% dari pria dan wanita yang aktif secara seksual terkena penyakit kelamin HPV pada suatu waktu dalam hidupnya.

Populasi masyarakat tertentu beresiko lebih tinggi terkena kanker yang berhubungan dengan HPV, seperti pria Gay dan Biseksual, and seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah (termasuk mereka yang sudah terjangkit HIV/AIDS)

APAKAH ADA OBAT UNTUK HPV?

Tidak ada obat untuk infeksi HPV itu sendiri, akan tetapi ada pengobatan untuk efek-efek dari HPV.
Kutil pada organ kelamin bisa dihilangkan dengan obat berbentuk jel atau krim, atau dengan metode-metode bedah tertentu.
Bila keabnormalan pada sel-sel mulut rahim ditemukan setelah tes Pap Smear, biasanya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan Colposcopy (peneropongan/pemotretan dengan kamera khusus). Kelainan pada permukaan mulut rahim dapat dihilangkan dengan metode-metode bedah tertentu.

APAKAH PENEMUAN MEDIS TERAKHIR DALAM PENCEGAHAN HPV?

Merupakan kabar yang menggembirakan dengan ditemukannya dan tersedianya vaksin pencegah HPV yang dinamakan GARDASIL®, yang terbukti efektif melawan virus HPV tipe 6, 11, 16 dan 18. Virus tipe 6 dan 11 adalah penyebab kebanyakan dari kutil pada organ kelamin. Namun karena vaksin tersebut tidak mencegah semua tipe virus HPV, wanita yang sudah divaksin pun masih harus tetap melakukan tes Pap Smear. Sedangkan virus HPV tipe 16 dan 18 adalah penyebab dari kebanyakan Kanker Mulut Rahim. Vaksin kedua akan segera disetujui di masa yang akan datang yang akan melindungi wanita dari virus HPV tipe 16 dan 18 dinamakan CERVARIX®.
Masih dilakukan studi klinis dalam keefektifan vaksin HPV pada pria.

DISCLAIMER : Tulisan ini dibuat untuk kepentingan informasi semata tanpa tujuan mendiagnosa ataupun untuk kepentingan medis lainnya. Bila ada dari informasi diatas yang anda alami, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Advertisements